Berita

Tausiyah Ramadan, Maida L. Syam Utarakan Keutamaan Menjaga Lisan

Rabu, 25 Pebruari 2026 14:15 WIB
  • Share this on:

Kemenag Bintan (Humas) - Lisan merupakan anugerah yang Allah SWT berikan kepada manusia. Dengan lisan, manusia dapat mengkomunikasikan apa yang mereka rasakan di lubuk hatinya.

Sudah sepatutnya manusia menjaga lisan yang mereka miliki, utamanya di saat berpuasa Ramadan.

Hal itu disampaikan oleh Kasi PAIS Kemenag Bintan, Maida L. Syam saat memberikan tausiyah Ramadan ba’da salat Dzuhur di Musala Al Muhajirin Kantor Kemenag Bintan, Rabu, 25 Februari 2026.

Terkait keutamaan menjaga hati, dalam surat Al Qaf ayat 18 Allah SWT berfirman yang maknanya. "Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir."

Nabi Muhammad SAW juga meminta kaum muslimin untuk membatasi ucapannya. Bahkan ia menganjurkan untuk menghindari berbicara jika tidak penting.

"Janganlah kamu sekalian memperbanyak bicara selain berzikir kepada Allah. Sesungguhnya memperbanyak perkataan tanpa zikir kepada Allah akan mengeraskan hati, dan sejauh-jauh manusia adalah yang hatinya keras." (HR Tirmidzi).

Terdapat banyak perbuatan yang berasal dari lisan dan berujung menjadi dosa. Contohnya seperti ghibah, mengadu domba, pembicaraan yang tidak bermanfaat, candaan yang berlebihan, dan lain sebagainya. Selain itu saat ini kita juga sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan yang seyogyanya lisan kita dijaga dengan sebaik – baiknya.

“Namun bukan berarti kita hanya menjaga lisan hanya di bulan Ramadan saja, setiap saat hendaknya kita dapat menjaga lisan,” ujar Maida L. Syam.

Keutamaan menjaga lisan bagi kaum muslimin, antara lain.

Pertama, dijauhkan dari kebinasaan. Rasulullah SAW dalam sebuah hadits menjelaskan bahwa mereka yang tidak bisa menjaga lisannya akan binasa di akhirat kelak. Dikatakan juga wajah mereka akan tersungkur dalam neraka sebagaimana sabdanya ketika berbincang dengan Mu'adz bin Jabal RA:

"Maukah aku beritahukan kepadamu tentang kunci semua perkara itu?" Jawabnya: "Iya, wahai Rasulullah." Maka Beliau memegang lidahnya dan bersabda, "Jagalah ini". Ia bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah kami dituntut (disiksa) karena apa yang kami katakan?" Maka Beliau bersabda, "Celaka engkau. Adakah yang menjadikan orang menyungkurkan mukanya di dalam neraka selain ucapan lisan mereka?" (HR Tirmidzi).

Kedua, mendapat ridha Allah SWT. Orang yang menjaga lisannya niscaya akan mendapat ridha Allah SWT. Hal ini sesuai dalam sebuah hadits yang berbunyi, "Sesungguhnya seseorang berbicara dengan satu kalimat yang diridhai oleh Allah dan dia tidak menyangka akan sampai kepada apa (yang ditentukan oleh Allah), lalu Allah mencatat keridhaan baginya pada hari dia berjumpa dengan Allah." (HR Tirmidzi, Ibnu Majah, Imam Malik dan Ahmad).

Ketiga, dekat dengan Rasulullah SAW di surga. Menjaga lisan jadi fondasi suatu akhlak yang baik. Dengan akhlak yang baik itu maka akan membawa diri kaum muslimin dekat kepada Nabi Muhammad SAW di surga kelak.

"Sesungguhnya yang paling aku cintai di antara kalian dan yang paling dekat tempat duduknya denganku pada hari kiamat adalah kalian yang paling baik akhlaknya." (HR Tirmidzi).

Keempat, diganjar surga. Mereka yang dapat menjaga lisannya dari perkataan buruk dan tidak berguna niscaya akan diganjar surga oleh Allah SWT. Nabi Muhammad SAW bersabda dalam sebuah hadits dari Sahl bin Sa'ad, "Barang siapa yang dapat memberikan jaminan kepadaku tentang kebaikannya apa yang ada di antara kedua tulang rahangnya, yakni mulut atau lidah, serta antara kedua kakinya, yakni kemaluannya, maka saya memberikan jaminan surga untuknya." (HR Bukhari).

Kelima, memperoleh kedudukan tinggi sebagai muslim. Dalam sebuah riwayat, Nabi SAW ditanya: "Siapakah muslim yang paling utama?' Kemudian beliau menjawab, "Orang yang bisa menjaga lisan dan tangannya dari berbuat buruk kepada orang lain." (HR Bukhari).

Editor:
Hatiman
Kontributor:
Hatiman
Penulis:
Hatiman

Gallery

  • Kakan Kemenag Bintan Berikan Motivasi Kepada 13 CPNS Baru
  • Jajaran Kemenag Bintan laksanakan ibadah qurban
  • 23 Peserta Calon PPPK Tahap II Ikuti Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan di Kemenag Bintan
  • Jajaran Kemenag Bintan Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila
  • Kanwil Kemenag Kepri Gelar Peningkatan Kompetensi SDM Masjid di Bintan